5 Kekurangan Smartphone Xiaomi yang Wajib Diketahui

5 Kekurangan Smartphone Xiaomi yang Wajib Diketahui

5 Kekurangan Smartphone Xiaomi yang Wajib Diketahui-Smartphone Xiaomi dalam perkembangan telah berhasil menarik banyak peminat. Meski tergolong baru, tetapi sudah bisa menyaingi produk lain seperti Samsung atau yang lainnya. Xiaomi dikenal sebagai ponsel dengan harga murah namun memiliki spesifikasi yang cukup tinggi.

Bahkan di Indonesia sampai terbentuk komunitas Mi-Indonesia yang menandakan betapa besarnya kecintaan masyarakat Indonesia terhadap produk Xiaomi. Namun bukan berarti Xiaomi tidak memiliki kekurangan sama sekali, setidaknya ada beberapa hal negatif ini menjadi kekurangan dari smartphone tersebut. Apa saja itu?


Kekurangan Smartphone Xiaomi


1. Harga Jual yang Rendah

Seperti yang kita ketahui, produk Xiaomi memang dijual dengan harga yang terbilang murah. Hal ini tentu saja berdampak pada penjualan hp bekas Xiaomi yang semakin rendah nilai jualnya. Penurunan harga bisa mencapai 30% untuk garansi resmi.

Hal ini tentu saja menjadi sesuatu yang merugikan terutama bagi anda yang akan menjual ponsel Xiaomi. Apalagi ketika anda membeli smartphone ini di distributor tidak resmi pasti harganya semakin anjlok karena masalah ROM dan juga masalah lainnya.



2. ROM yang Abal-abal

Kekurangan kedua terkait masalah ROM. Mengapa masalah ini bisa terjadi? Seperti yang kita ketahui bahwa produk ini berasal dari Negara China. Dimana Xiaomi memiliki MIUI ROM khusus negara mereka sendiri. Hal ini disebabkan karena Google tidak memberikan layanannya terhadap negara Tiongkok.

Selain itu terdapat ROM Global dimana ketika produk ini sampai ke Indonesia harus melalui proses TKDN. Sayangnya banyak sekali yang tidak lolos prosedur ini hingga menyebabkan banyaknya ROM abal-abal (masuk melalui jalur ilegal), ponsel jadi mudah rusak, baterai cepat habis, dan sederet masalah lainnya.
Baca juga : Cara menghilangkan iklan dihp xiaomi tanpa root

3. Distributor yang Abal-Abal

Untuk bisa sampai ke Indonesia, sebuah produk harus melalui aturan TKDN (Tingkatan Kandungan Dalam Negeri). Jika lolos, maka dapat dikatakan produk masuk melalui jalur yang resmi. Untuk HP Xiaomi sendiri masuk ke Indonesia sering bukan dari jalur yang semestinya.

Bahkan ada yang mengatakan jika smartphone ini sering masuk melalui jalur distributor. Tentu hal ini bukanlah hal yang benar, kualitas barang patut untuk dipertanyakan  jika barang masuk bukan dari jalur yang semestinya.


4. Kurangnya Service Center

Keberadaan service center sejatinya begitu diperlukan untuk mengatasi segala permasalahan yang berkaitan dengan suatu produk. Seharusnya untuk produk sebesar Xiaomi disetiap kota memiliki service center, namun sayang sekali hal itu masih menjadi kekurangan. Tidak semua kota di Indonesia tidak terdapat service centernya.

Untuk kedepannya diharapkan Xioami Indonesia menambah service center agar penggunanya lebih mudah dalam memperbaiki kerusakan yang terjadi pada ponsel tersebut. Mereka tidak perlu lagi harus pergi ke kota yang jauh hanya untuk memperbaiki ponsel mereka.


5. Sering Terjadi Masalah Pada Hardware dan Software

Pada awal peluncurannya, Xiaomi pernah memiliki masalah yang berkaitan dengan hardware dan juga software. Seperti contohnya pada kasus Xiaomi Redmi 2 yang mengalami overheat. Selain itu ada kasus Xiaomi MI A1 yang sering mengalami bug. Tentu saja hal tersebut bukanlah masalah yang bisa dianggap remeh. Pasalnya Hardware dan Software merupakan bagian terpenting dari sebuah smartphone yang menentukan bagaimana kualitasnya.


Penutup

Sebagus-bagusnya suatu barang, pasti tetap memiliki sisi kekurangan. Hal ini menjadi sebuah tantangan bagi produsen untuk memperbaiki kualitas dari barang yang mereka jual. Semoga Xiaomi kedepannya bisa memperbaiki apa yang menjadi kekurangannya pada saat ini.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "5 Kekurangan Smartphone Xiaomi yang Wajib Diketahui"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel